Profil Ilmu Ekonomi

 PENDAHULUAN

A.   Dasar Pemikiran

Memasuki era globalisasi yang ditandai dengan semakin tajamnya persaingan dalam berbagai bidang dan aspek kehidupan, membuat masyarakat mau atau tidak mau, rela atau tidak rela harus terlibat dalam persaingan tersebut, baik secara individu maupun secara kelembagaan. Dalam kondisi persaingan yang demikian pesat, tantangan yang paling mendasar dihadapi adalah kebutuhan sumberdaya manusia yang memiliki kapabilitas dan kompetensi yang mampu mengantisipasi dan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi, mampu berperan sebagai agen of change dan sekaligus sebagai change management yang sangat dinamis.

Tantangan lain yang dihadapi bangsa Indonesia yang tidak kalah pentingnya dengan masalah globalisasi adalah masalah perekonomian kita yang hingga saat ini belum mampu dipecahkan. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang sempat diagungkan pada masa Orde Baru, ternyata tidak mampu menjadi pondasi yang kuat untuk dapat bertahan dari deraan krisis yang berkepanjangan, sehingga menimbulkan berbagai kesenjangan dalam masyarakat, seperti: kemiskinan, pengangguran, pemerataan distribusi pendapatan dan ketidakseimbangan struktural.

Dalam mengatasi dan keluar dari masalah-masalah seperti dijelas-kan di atas, selain dibutuhkan upaya-upaya konkret dari berbagai pihak, juga dibutuhkan pengembangan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi dibidangnya dan memiliki akhlak mulia berasaskan al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Namun harus disadari bahwa menciptakan sumber daya manusia yang demikian, bukan merupakan perkara mudah, karena membutuhkan kerja sama yang sinergis, antara pemerintah, masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan tinggi, baik lembaga-lembaga pendidikan tinggi negeri maupun lembaga-lembaga pendidikan tinggi swasta, termasuk didalamnya Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang baru saja dikonversi dari institut dituntut untuk mampu merespon tantangan tersebut dengan melakukan peng-embangan orientasi pendidikan yang selama dikelola, dari pendidikan yang hanya berorientasi pada aspek pengajaran agama Islam ke pendidikan yang berorientasi pada pengajaran ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi, sehingga dengan pengembangan tersebut nantinya akan melahirkan tenaga-tenaga ahli dibidangnya.

Salah satu upaya pengembangan orientasi pendidikan yang dilaku-kan UIN sebagai lembaga pendidikan tinggi adalah dengan membuka Program Studi Ilmu Ekonomi. Pembukaan program studi ilmu ekonomi, selain diharapkan dapat menjadi wadah penggodokan calon-calon ekonom yang handal dan memiliki wawasan keilmuan yang luas dan mendalam dalam bidang ekonomi yang disertai dengan keteguhan aqidah, kedalaman spritual dan kemantapan akhlaqul karimah, juga diharapkan keluaran program studi ini dapat mengaplikasikan disiplin ilmu ekonomi dengan ber-pegang teguh pada ajaran agama dan norma sosial serta mampu memberi-kan kontribusi keilmuan yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai amanah Undang-Undang Dasar 1945.
Usaha ke arah pembukaan dan penyelenggaraan program studi ilmu ekonomi di Universtas Islam Negeri Alauddin Makassar mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, termasuk lembaga-lembaga pendidikan tinggi lainnya, seperti Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar.

Tingginya respon dan animo masyarakat serta lembaga pen-didikan tinggi lainnya atas upaya pembukaan program studi ini dapat dilihat dari beberapa indikator, yaitu:
  1. lulusan SMU dan sederajat yang memilih program studi ilmu ekonomi di Unhas dan beberapa perguruan tinggi negeri di Kawasan Timur Indonesia untuk dua tahun terakhir peningkatannya cukup signifikan, dimana tahun 2005 daya tampung pada 7 perguruan tinggi negeri yang mengasuh program studi ilmu ekonomi (yakni Univ. Hasanuddin, Univ. Tadulako, Univ. Haluoleo, Univ. Sam Ratulangi, Univ. Pattimura, Univ. Cendrawasih dan Univ. Negeri Gorontalo) sebanyak 511 orang, sedangkan peminat sebanyak 1423 orang. Artinya dari jumlah peminat tersebut yang tertampung hanya lebih kurang 36%. 
  2. Unhas dan UNM berusaha memfasilitasi pembukaan program ini dengan bantuan tenaga pengajar handal dan penyusunan kurikulum yang berbasis kompetensi
  3. Pembukaan program studi yang berbasis ekonomi, seperti program studi manajemen yang dibuka UIN tahun lalu peminatnya mencapai 250-an orang, namun yang tertampung hanya lebih kurang 60 orang. 

B.   Visi dan Misi Program Studi:     

Visi -  Menjadikan program studi Ilmu Ekonomi yang  unggul, profesional, bertakwa dan berakhlakul karimah.

Misi:
  • Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang ilmu ekonomi yang diintegrasi-kan dengan ajaran agama
  • Mengembangkan ilmu ekonomi berdasarkan epistemologi keilmuan Islam;
  • Memberikan landasan moral terhadap pengembangan dan pengkajian ilmu ekonomi
  • Menumbuh-kembangkan kajian-kajian dan penelitian dalam ilmu ekonomi yang terpadu dengan ajaran agama Islam;
  • Melakukan pengabdian pada masyarakat dengan menerapkan secara aplikatif teori-teori ilmu ekonomi yang terintegratif dalam nilai-nilai ajaran agama Islam.
Tujuan Umum
Menghasilkan sarjana ekonomi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, terbuka dan tanggap terhadap per-kembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam bidang ekonomi dan cabang-cabangnya serta berkemampuan untuk meneliti dan membantu secara langsung pemecahan masalah-masalah ekonomi dalam masyarakat berdasarkan ajaran agama Islam yang berumber dari al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

Tujuan Khusus
Program studi ilmu ekonomi dapat menghasilkan sarjana ekonomi yang:
  1. Menguasai dasar-dasar ilmu dan peralatan analisis ekonomi yang komprehensif sehingga mampu memahami dan menjelaskan ber-bagai fenomena ekonomi dalam masyarakat.
  2. Memiliki keterampilan di bidang keahliannya untuk merumuskan penyelesaian berbagai masalah ekonomi dalam masyarakat dengan menjunjung tinggi sikap professionalisme dan etika keagamaan
  3. Berhasrat dan berkemampuan untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama ilmu ekonomi dengan cabang-cabangnya secara bermoral disertai dengan penerapan strategi yang luwes.
  4. Menghasilkan berbagai temuan penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu ekonomi yang didasari dengan epistemology keilmuan Islam untuk memperkaya bangunan teori-teori ilmu ekonomi

Berdasarkan gambaran dan kenyataan yang telah diuraikan di atas, maka pembukaan program studi ilmu ekonomi bagi Univeritas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan sesuatu yang harus segera direalisasikan. Selain itu, pembukaan program studi ilmu ekonomi sebagai bukti ke-seriusan Universitas Islam Negeri Alauddin menjadi pusat pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus sebagai pusat lembaga peradaban Islam terbesar di Kawasan Timur Indonesia.
  
C.   Profil Lulusan
  1. Memiliki ketahanan aqidah, kedalaman spiritual dan kemantapan akhlaq serta memiliki kompetensi keilmuan yang dibutuhkan dalam pengembangan bidang ilmu ekonomi, baik teoritik maupun aplikatif.
  2. Mampu mengembangkan dan menerapkan secara aplikatif ilmu ekonomi secara komprehensi
  3. Mampu melayani dan memenuhi kebutuhan pasar, terutama pasar tenaga kerja
  4. Memiliki daya kreativitas dan keberanian untuk melakukan penelitian murni dan applied dalam bidang ekonomi
  5. Mampu memberikan solusi terhadap berbagai macam permasalahan ekonomi dalam masyarakat
  6. Mampu membuat rancangan dan merumuskan sistem perekonomian yang berdaya guna dalam mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  7. Mampu menjadikan dirinya sebagai pioneer dalam mendesain satu sistem dan model ekonomi yang Islami.
D.   Proyeksi Lapangan Kerja
  1. Perkembangan ilmu pengetahuan yang senantiasa tumbuh dan berkembang melalui kampus dan upaya pendidikan merupakan kebutuhan yang mendesak sepanjang waktu untuk pengembangan dunia usaha dan perbaikan pengelolaan berbagai bidang termasuk bidang pemerintahan dengan pengembangan sumber daya manusia yang produktif, inovatif dan kreatif dinamis
  2. Menjadi trainer yang melayani kebutuhan berbagai lembaga dalam pelatihan untuk mengembangkan suatu lembaga ekonomi berbasis bisnis secara professional.
  3. Menjadi konsultan dari berbagai lembaga untuk meningkatkan kinerja yang produktif, inovatif, efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
E.   Urgensi Pendirian

Seiring dengan perkembangan zaman yang tentunya tuntutan kebutuhan dalam masyarakat dan permintaan lapangan kerja semakin meningkat dan bervariasi, maka UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu lembaga pengkajian dan peradaban Islam di Kawasan Timur Indonesai yang selama ini dipercaya oleh pemerintah dan masyarakat untuk menghasilkan sarjana muslim yang memiliki keahlian dalam ilmu pengetahuan agama Islam dan memiliki pengetahuan yang luas, maka dituntut harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang semakin tidak menentu. Dalam usaha untuk menyelaraskan diri dengan dinamika tersebut, maka UIN mulai mengembangkan diri dengan meningkatkan dan memperluas cakupan bidang keilmuan sehingga tidak hanya bertumpuh pada ilmu-ilmu agama tetapi juga berkaitan dengan ilmu-ilmu umum yang salah satu diantaranya adalah ilmu ekonomi.

Secara khusus, urgensi pendirian ilmu ekonomi adalah sebagai berikut:
  1. mengembangkan ilmu ekonomi yang bernuansa Islami dan tetap sejalan dengan situasi dan kondisi yang berklembang, sehingga mampu mencetak ekonom-ekonom yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja secara professional.
  2. Dapat menghapus dikotomi ilmu pengetahuan (science) khususnya ilmu ekonomi dengan pengetahuan agama.
  3. Menyalurkan calon mahasiswa yang memiliki minat yang kuat untuk menguasai ilmu ekonomi.
  4. Memenuhi kebutuhan pembangunan bangsa dalam berbagai sektor bidang kerja: pemerintahan, bisnis, perbankan, industri, jasa, khususnya untuk Kawasan Indonesia Bagian Timur.